Home Rubrik Kesehatan Pencegahan Kanker Serviks di Inggris: Deteksi Dini dan Vaksinasi

Pencegahan Kanker Serviks di Inggris: Deteksi Dini dan Vaksinasi

Kanker serviks, atau kanker leher rahim, sering dibicarakan akhir-akhir ini terkait dengan meninggalnya seorang penyanyi muda di Indonesia. Sungguh tragis saat kanker serviks merenggut nyawa, padahal pencegahan efektif sudah tersedia dengan luas. Kanker yang terkait erat dengan infeksi virus papiloma (HPV) ini bisa dicegah dengan deteksi dini dan pemberian vaksinasi.

Di Inggris, deteksi dini atau skrining kanker serviks berhasil menurunkan angka kejadian dan kematian hingga lebih dari 50% dalam 20 tahun terakhir. Setiap mahasiswi dan para ibu warga Indonesia di Inggris patut bersyukur karena pemerintah sudah memasukkan deteksi dini kanker serviks sebagai program nasional. Selain itu, program vaksinasi HPV juga telah rutin dilaksanakan pada anak-anak berusia 12-13 tahun. Dalam artikel kali ini, saya akan membahas secara singkat program pencegahan kanker serviks di Inggris, dan pedoman untuk mendapatkan layanan tersebut.

Deteksi dini (skrining) kanker serviks dengan smear test

Sejak 1980, pemerintah Inggris melalui National Health Service (NHS) memulai program skrining kanker serviks masal dan gratis. Artinya, seluruh wanita yang terdaftar dalam NHS dan memenuhi persyaratan secara otomatis dimasukkan ke dalam sistem skrining nasional dan akan diberikan undangan secara rutin. Skrining bertujuan untuk mendeteksi perubahan sebelum menjadi kanker, bukan untuk mendiagnosis adanya kanker, sehingga memerlukan pemeriksaan yang praktis namun akurat.

Di luar dari sistem NHS, smear test dapat diakses di klinik atau rumah sakit swasta dengan mengeluarkan biaya yang bervariasi. Anda perlu memastikan apakah asuransi kesehatan yang dimiliki dapat menanggung biaya skrining untuk menghindari tagihan yang mahal.

Apakah smear test itu?

Smear test, atau yang lebih dikenal dengan nama Pap-smear di Indonesia, adalah pemeriksaan sel-sel serviks dengan mikroskop untuk mendeteksi adanya kelainan pra kanker. Pengambilan jaringan serviks bebas nyeri dan dilakukan oleh tenaga ahli di fasilitas yang ditunjuk NHS. Selain itu, smear test juga dipergunakan untuk mendeteksi infeksi HPV.

Siapakah yang berhak mendapat pelayanan skrining ini di UK (Inggris)?

Seluruh wanita berusia 25 – 64 tahun yang terdaftar di general practitioner (GP) akan mendapatkan undangan bergantung kelompok usia. Kelompok usia 25 – 49 tahun mendapat undangan setiap 3 tahun dan usia 50 – 64 mendapat undangan setiap 5 tahun. Namun, wanita berusia di atas 65 tahun masih mungkin diundang bila memiliki risiko, atau belum pernah menjalani skrining sebelumnya. Selain dari hubungan seksual yang tidak aman, wanita perokok juga memiliki risiko tertinggi mengalami kanker serviks.

Walaupun begitu, beberapa kondisi dapat menyebabkan penundaan atau pembatalan pemeriksaan. Kondisi tersebut diantaranya adalah ditemukannya tanda dan gejala definitif kanker serviks (seperti perdarahan dari kemaluan dan nyeri saat berhubungan seksual), belum pernah berhubungan seksual, hamil, dan pernah menjalani prosedur pengangkatan rahim total (total hysterectomy). Wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual dapat mendiskusikan penggunaan vaksinasi HPV dengan GP setempat.

Apa yang dilakukan setelah mendapatkan hasil pemeriksaan?

Hasil pemeriksaan akan dikirimkan lewat pos dalam waktu 2 minggu. Gambar berikut menjelaskan langkah pemeriksaan dan terapi berdasarkan hasil smear test.

                                                                                               Tahapan pemeriksaan Smear Test

Pada dasarnya, peserta skrining dengan hasil pemeriksaan positif akan dirujuk untuk menjalani pemeriksaan konfirmasi dan terapi pencegahan bila diperlukan. Pemeriksaan konfirmasi (kolposkopi) juga bebas nyeri, dan bertujuan untuk memastikan kelainan yang ditemukan pada smear test. Beragam jenis terapi pencegahan telah tersedia, dan semuanya memiliki tingkat pemulihan yang tinggi, seperti cryotherapy dan laser. Terapi tersebut bertujuan untuk membuang jaringan yang abnormal agar tidak tumbuh menjadi kanker. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan hasil negatif, maka Anda akan diundang kembali secara berkala sesuai kelompok usia. Walaupun mendapat hasil positif dan telah menjalani terapi pencegahan, deteksi kanker tetap rutin dilakukan mulai dari 6 bulan sekali perlahan menjadi rutin 3 hingga 5 tahun sekali.

Booklet yang diberikan bersama dengan undangan smear test oleh NHS Scotland.

Booklet yang diberikan bersama dengan undangan smear test oleh NHS Scotland.

Program Vaksinasi HPV

Bagi warga Indonesia yang memiliki putri berusia 12 hingga 13 tahun, GP setempat akan secara otomatis memberikan undangan vaksinasi HPV. Vaksinasi ini berperan penting dalam mencegah 70% kanker serviks di Inggris. Vaksin HPV diberikan pada anak-anak karena terbukti menghasilkan respons kekebalan tubuh yang lebih baik dibandingkan pemberian pada usia yang lebih tua.

Vaksin HPV lazimnya diberikan dalam dua dosis terpisah antara 6 hingga 24 bulan, dan diperkirakan dapat memberikan kekebalan hingga 10 tahun ke depan. Usia maksimum pemberian vaksin dalam cakupan program nasional di Inggris adalah 18 tahun. Sedangkan, bila Anda belum pernah melakukan hubungan seksual tetapi berusia di antara 18 hingga 25 tahun, vaksinasi HPV perlu didiskusikan secara khusus dengan GP atau dapat diperoleh di fasilitas swasta. Walaupun vaksinasi HPV dapat mencegah infeksi virus dan kanker serviks, seluruh wanita tetap disarankan untuk mengikuti program deteksi dini rutin untuk mengoptimalkan pencegahan kanker serviks.

vaksin

Vaksinasi HPV GARDASIL yang diberikan di Inggris (gambar diambil dari http://cached.imagescaler.hbpl.co.uk/resize/scaleWidth/620/offlinehbpl.hbpl.co.uk/news/2MM/GARDASIL-20141209104325369.jpg )

Otoritas kesehatan inggris berupaya penuh untuk mengurangi beban kesehatan yang disebabkan oleh kanker serviks dengan deteksi dini dan vaksinasi. Selagi kita berada di Inggris, fasilitas ini sangat baik untuk kita manfaatkan, mengingat pencegahan kanker serviks di Indonesia masih terbatas dalam hal fasilitas, pembiayaan dan terapi. Mari kita cegah kanker serviks!

Informasi lebih lanjut mengenai pencegahan kanker serviks di Inggris dapat diakses melalui laman berikut:

  1. Deteksi dini. http://www.nhs.uk/Conditions/Cervical-screening-test/Pages/Introduction.aspx
  2. Vaksinasi HPV. http://www.nhs.uk/Conditions/vaccinations/Pages/hpv-human-papillomavirus-vaccine.aspx
  3. Informasi medis mengenai vaksin HPV (GARDASIL). https://www.medicines.org.uk/emc/medicine/19016

Penulis :

Teguh Kristian Perdamaian

Master of Public Health, University of Edinburgh

 

Editor :

Beladenta Amalia

Master of Public Health, Imperial College London

Jika pembaca memiliki saran atau topik kesehatan yang ingin dibahas, silakan menuliskannya di sesi comments.

Comments