Home Events Paguyuban Pasundan 2017: Mengenal Seni dari Tanah Pasundan

Paguyuban Pasundan 2017: Mengenal Seni dari Tanah Pasundan

Melalui kolaborasi antara KBRI London, PPI London, Indosoc Imperial College dan PPI UK, pertunjukan seni dan budaya oleh Paguyuban Pasundan pada tanggal 26 November 2017 di Great Hall, Imperial College London telah dilaksanakan dengan meriah. Paguyuban Pasundan adalah organisasi dalam bidang pendidikan, sosial-budaya, politik, ekonomi, kepemudaan, dan pemberdayaan perempuan yang telah berdiri sejak tahun 1913 di Indonesia.

Tarian merak ditampilkan sebagai pembuka acara pada malam ini. Kedua penari mengenakan pakaian berwarna ceria dan seakan memeragakan burung merak jantan dan betina. Selain tarian dari tanah Pasundan, tari gandrung dari Jawa Timur juga turut dipertunjukkan.

Penampilan tari merak

Pengunjung acara tidak hanya dihibur oleh tarian-tarian tradisional, tetapi juga dengan lantunan musik tradisional dan internasional dengan bantuan alat musik arumba. Alat musik arumba ini terbilang istimewa, karena terbuat dari bambu dan mampu menghasilkan nada dan irama yang lembut. Penampilan musik ini tidak hanya dibawakan oleh Paguyuban Pasundan, tetapi juga kolaborasi bersama LAE (London Angklung Ensamble). Adapun lagu tradisional yang dimainkan pada acara Paguyuban Pasundan ini adalah Es Lilin, Bubuy Bulan, Bengawan Solo, Manuk Dadali dan lagu pop Sunda, yaitu Bangbung Hidung. Sedangkan musik Canon in D, lagu Dancing Queen, I Want to Hold your Hand dan Hey Jude menjadi pilihan lagu genre internasionalnya. Tidak sedikit pengunjung yang turut bernyanyi, bertepuk tangan, bahkan berjoget bersama pada malam ini.

Pengunjung turut menari bersama

Pertunjukan musik menggunakan arumba bersama LAE (London Angklung Ensamble)

Turut hadir dalam acara Paguyuban Pasundan ini, Duta Besar RI untuk Inggris Raya, Bapak Dr. Rizal Sukma, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London, Bapak Prof. E. Aminudin Aziz, PhD, dan Rektor Universitas Pasundan, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf. Harapan dengan dilaksanakannya acara ini adalah kebudayaan Indonesia terutama kebudaan Jawa Barat dapat diperkenalkan ke masyarakat di Inggris.

Tiara (Kepala Departemen Kewirausahaan PPI UK 2017/2018) selaku project manager pertunjukan malam ini mengungkapkan rasa senangnya bisa turut andil dalam proses persiapan acara, karena adanya kolaborasi dan kerjasama yang baik antara lembaga dan organisasi masyarakat Indonesia di UK. Tiara berharap agar PPI UK sebagai organisasi berbasis kemahasiswaan dapat terus menjalankan tugas-tugasnya secara profesional seperti yang telah dilakukan melalui acara Paguyuban Pasundan 2017 ini.

Para penampil, panitia acara, Bapak Dr. Rizal Sukma, Bapak Prof. E. Aminudin Aziz, PhD, dan Bapak Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf